Tema blog kali ini adalah wisata...soalnya kemaren abis liburan panjang...trus temen-temen satu angkatan S2 pengen jalan2 di Semarang...
Ada beberapa tempat yang kami kunjungi seperti Sam Poo Kong, Tugu Muda, Lawang Sewu, pasar minggu pagi di deket Kalibanteng, simpang lima dan yang terakhir adalah vihara Watugong.
Sayangnya saat jalan-jalan di Tugu Muda, Lawang Sewu, Simpang lima dan pasar minggu pagi di deket Kalibanteng saya nggak foto-foto...maklum pemandangan yang saya lihat sehari-hari sih...wkwkwk...
Tapi mungkin kalau sempat saya pengen posting soal pasar minggu paginya juga...buat yang suka belanja...hihihi...ditunggu ajah yaaaaa...
Berhubung waktu itu jalan-jalannya sore-sore dan di hari libur pula, jadi Sam Poo Kong penuh dengan turis2. Sebelum masuk kita harus membayar biaya tiket sebesar 3 rb untuk turis lokal dan 10rb untuk turis asing. Sedangkan yang berkunjung untuk berdoa/sembahyang tidak perlu membeli tiket. Berhubung saya nggak sembahyang di klentengnya jadi saya nggak tau apakah waktu sembahyang dimintai biaya lagi sehingga dibebaskan uang tiket masuk atau memang dibebaskan tanpa diminta biaya apapun.
Saat pertama kali masuk, di sisi kanan akan ada toko yang menjual makanan dan minuman, pernak pernik dan tempat pendaftaran bagi yang ingin berfoto dengan kostum. Karena antriannya panjang, kami tidak jadi mendekat ke tempat pendaftaran. Di sisi kiri ada mushola dan toilet. kemudian ada jajaran kursi-kursi dibawah pohon rindang bagi yang ingin beristirahat dari teriknya panas matahari.
Setelah kursi-kursi tempat istirahat, kita akan menemui bangunan pertama yang paling dekat. Ini fotonya
Tampak samping begitu masuk
Tampak depan
Di depan bangunan tersebut, merupakan lapangan yang memisahkannya dengan deretan bangunan lain di hadapannya.
Kemudian semakin ke belakang ada gerbang dan patung.
(kayaknya foto yang ini mirrored deh...alias kebalik kanan kirinya...hehehe)
Secara keseluruhan sih, wisata kali ini biasa saja...kecuali bangunannya yang indah, saya rasa tidak terlalu istimewa...mungkin karena di beberapa bagian di tulis tanda dilarang masuk. Adanya tanda ini mungkin juga dipicu karena banyaknya wisatawan yang datang dan tentunya dapat menyebabkan tempat ibadah menjadi kotor dan sampah.
Satu lagi, ikan yang dipelihara di kolam dekat tempat ibadah kecil-kecil dan ada yang mati. Mungkin hal seperti ini perlu untuk ditindaklanjuti segera mengingat airnya memang kelihatan tidak lagi bersih.
Tapi kalau dibandingkan dengan harga tiket masuknya yang murah, ya cucok lah ya dengan tempat wisatanyaaaa...
Pengen nyoba masuk lagi pas enggak musim liburan biar nggak penuh sesak dengan wisatawan.
Ayo liburan ke Semarang



