Pagi -pagi udah dibuat kesal sama promo dari perusahaan asuransi...
Kirain telepon penting karena terlihat misscall berkali-kali (berhubung waktu itu hape saya mode getar). Akhirnya meski nomernya saya nggak kenal, saya jawab deh tuh teleponnya.
Tiba2 si penelepon memastikan nama saya dan memperkenalkan dirinya sebagai Camry (kalo bener namanya sekeren itu ya...) telemarketer dari AXA Life Indonesia. Intinya saya mendapatkan promo yg berlaku selama 3 bulan...bla..bla..bla... (soal ahli waris lah, premi, dll)
Hingga ketika dia menyebutkan bahwa semua keterangan dan berkas akan dikirimkan ke email saya yg sering digunakan untuk surat menyurat. Langsung saya tanya, darimana dia tahu soal email saya?
Di jawab bahwa semua data didapat dari manajemen, dan sebagai telemarketer, dia hanya bertugas menghubungi saya.
Lha saya tanya, manajemennya bisa dapet data saya darimana? Saya berhak tau dong legal atau enggak mereka mendapatkan data saya? Soalnya bukan sekali ini saya ditelponin sama perusahaan asuransi (pasti banyak yang bernasib sama)
Si Mas Telemarketer tetep nyerocos kalo dia tidak tahu menahu dan hanya menawarkan promo. (Saya nggak bego mas, dijelasin sekali ajah juga saya mudeng kok)
Trus saya bilang, Ya sudah kalau begitu, saya menolak promonya. Kalo manajemennya tanya, bilang ajah saya menolak karena saya tidak tahu manajemen bisa mendapatkan data saya dari mana. Kalau sudah mau memberitahu dapat data dari mana silahkan hubungi lagi.
Apakah selesai sampai disitu? TENTU TIDAK
Si mas telemarketer, seakan tidak percaya saya menolak promonya. (mungkin suara saya suara penggila promo...wkwkwk)
Dia bertanya apakan saya tau mengenai AXA Life Indonesia?
Saya jawab kalau sekedar tau ya saya tau...
Ekh, malah menyuruh saya untuk membuka webnya dan membaca bahwa ini perusahaan resmi dan terpercaya.
Lho saya tau itu...yang saya pertanyakan bukan perusahaannya, tapi darimana manajemen mendapatkan data saya...kalau itu saja tidak bisa dijawab masa mereka menyuruh saya untuk mempercayakan asuransi kepada mereka?? (dipikir dong mas...kalo itu saja dirahasiakan, coba pikir apalagi yg bisa dirahasiakan)
Si mas tetep ngotot, dan saya juga ngotot...pokoknya selama tidak ada informasi darimana data saya didapat, saya menolak promo titik. Terimakasih.
Langsung deh saya putus telponnya. Biar si mas telemarketer tidak menyerocos lagi. Nanti ndak selesai2.
Buat mas telemarketer dan telemarketer2 lainnya, Saya selalu berusaha menanggapi tawaran dengan baik toh kalian hanya menjalankan pekerjaan. Terbukti pada telepon kali ini juga saya mendengarkan dulu penjelasan si Mas Telemarketer dengan baik selama beberapa menit.
Tapi sebagai konsumen, saya berhak memilih dan menolak to? Toh kalo menolak dan rugi yang rugi saya. Jadi jangan pake ngotot kalo menawarkan. Kalau konsumen sudah jelas menolak dan memberi alasan yang jelas ya terimalah kekalahan.
Dalam kasus ini, harusnya si mas telemarketer tinggal bilang, "baik bu kalau ibu menolak, akan saya catat dan sampaikan ke manajemen mengenai alasan ibu. Maaf karena saya tidak bisa memberi jawaban atas pertanyaan ibu."
Ya to? ya kan? soalnya beneran dia bilang nggak tau kan darimana asal data diri saya?
Nah, kali ini buat manajemen, telemarketer maupun customer service adalah pihak pertama yg langsung berhubungan dengan konsumen, jadi tentu saja mereka harus dibekali pengetahuan mengenai hal yg sering ditanyakan konsumen. Masa selama ini nggak pernah ada yg tanya dari mana perusahaan2 asuransi mendapatkan data diri mereka? Lain hal nya jika ini adalah promo lewat perusahaan tempat bekerja.
Dah ah, sekian dulu curahan uneg2 saya...mau lanjutin aktivitas lagi...
Semangat! Jangan biarkan setitik kejadian buruk mewarnai hari ini
Saya posting nomernya yak (nomer yg telpon saya maksudnya)
08111534947
Tidak ada komentar:
Posting Komentar